Kerajaan SALAKANAGARA
Kerajaan Salaga nagara didirikan sekitar abad pertama masehi. Artinya kerajaan ini berdiri sebelum keberadaan Kerajaan Tarumanagara dan Kerajaan Kutai di kalimantan. Negara ini di bangun didaerah Pandeglang Propinsi Banten.
Dimana kerajaan ini berlatar belakang dari India. Menurut literatur yaang saya baca mengatakan :
KERAJAAN SALAKANAGARA,Kerajaan tertua di IndonesiaShare on :[Gambar][Gambar]1.SOURCE: perpushalwany.blogspot.comSalakanagara, berdasarkan Naskah Wangsakerta – Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara. Nama ahli dan sejarawan yang membuktikan bahwa tatar Banten memiliki nilai-nilai sejarah yang tinggi, antara lain adalah Husein Djajadiningrat, Tb. H. Achmad, Hasan Mu’arif Ambary, Halwany Michrob dan banyak lagi yang lainnya. Selain itu banyak pula temuan-temuan mereka disusun dalam tulisan-tulisan, ulasan-ulasan maupun dalam buku. Belum laginama-nama seperti John Miksic, Takashi, Atja, Saleh Danasasmita, Yoseph Iskandar, Claude Guillot, Ayatrohaedi, Wishnu Handoko dan lain-lain yang menambah wawasan mengenai Banten menjadi tambah luas dan terbuka dengan karya-karyanya dibuat baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.Sedangkan menurut naskah Pustaka Rayja-rayja I Bhumi Nusantara, salah satu kerajaan di pulau Jawa adalah Salakanagara (artinya: negara perak). Salakanagara didirikan pada tahun 52 Saka (130/131 Masehi). Lokasi kerajaantersebut dipercaya berada di Teluk Lada, kota Pandeglang, kota yang terkenal dengan hasil logamnya (Pandeglang dalam bahasa Sunda merupakan singkatan dari kata-kata panday dan geulang yang artinya pembuat gelang). Dr. Edi S. Ekajati, sejarawan Sunda, memperkirakan bahwa letak ibukota kerajaan tersebut adalah yang menjadi kota Merak sekarang (merak dalam bahasa Sunda artinya “membuat perak”). Sebagain lagi memperkirakan bahwa kerajaan tersebut terletak di sekitar Gunung Salak, berdasarkan pengucapan kata”Salaka” dan kata “Salak” yang hampir sama. Prasasti yang berumur 1600 tahun yang berasal dari zaman Purnawarman, raja Tarumanagara, yangditemukan di Kelurahan Tugu, Jakarta. Adalah sangat mungkin bahwa Argyre atau Argyros pada ujung barat yang disebutkan Claudius Ptolemaeus Pelusiniensis (Ptolemy) dari Mesir (87-150 AD) dalam bukunya “Geographike Hypergesis” adalah Salakanagara. Suatu laporan dari China pada tahun 132 menyebutkan Pien, rajaYe-tiau, meminjamkan stempel mas dan pita ungu kepada Tiao-Pien. Kata Ye-tiau ditafsirkan oleh G. Ferrand, seorang sejarawan Perancis, sebagai Javadwipa dan Tiao-pien (Tiao=Dewa, Pien=Warman) merujuk kepada Dewawarman. Kerajaan Salakanagara kemudian digantikan oleh kerajaan Tarumanagara.Dewawarman adalah duta keliling, pedagang sekaligus perantau dari Pallawa, Bharata (India) yang akhirnya menetap karena menikah dengan puteripenghulu setempat, sedangkan pendiri Tarumanagara adalah Maharesi Jayasingawarman, pengungsi dari wilayah Calankayana, Bharata karena daerahnya dikuasai oleh kerajaan lain. Sementara Kutai didirikan oleh pengungsi dari Magada, Bharata setelah daerahnya juga dikuasai oleh kerajaan lain. Tokoh awal yang berkuasa di sini adalah Aki Tirem. Konon, kota inilah yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150, terletak di daerah Teluk Lada Pandeglang. Adalah Aki Tirem, penghulu atau penguasa kampung setempat yang akhirnya menjadi mertua Dewawarman ketika puteri SangAki Luhur Mulya bernama Dewi Pwahaci Larasati diperisteri oleh Dewawarman. Hal ini membuat semua pengikut dan pasukan Dewawarman menikah dengan wanita setempat dan tak ingin kembali ke kampung halamannya. Ketika Aki Tirem meninggal, Dewawarman menerima tongkat kekuasaan. Tahun 130 Masehi ia kemudian mendirikan sebuah kerajaan dengan nama Salakanagara (Negeri Perak) beribukota di Rajatapura.Ia menjadi raja pertama dengan gelar Prabu Darmalokapala Dewawarman Aji Raksa Gapura Sagara. Beberapa kerajaan kecil di sekitarnya menjadi daerah kekuasaannya, antara lain Kerajaan Agnynusa (Negeri Api)yang berada di Pulau Krakatau.Banten Selatan banyak sekali cerita yang menyuguhkan tentang sejarah yang sangat menarik untuk di teliti. Salah satunya sejarah Kerajaan Salakanagara yang masih kontraversi para ahli sejarah dan ahli arkeologi. Tapi tempat-tempat seperti situs Cihunjuran, Citaman, Pulosari dan Ujung Kulon merupakan tempat-tempatyang dapat menyibak dan menyimpan banyak hal tentang keberadaan tentangKerajaan Salakanagara. Di Cihunjuran misalnya, di tengah hamparan pesawahan terdapat beberapa batu-batu purba (menhir) serta kolam-kolam pemandian purba tepatnya seperti zaman Megalitikum.Bukan hanya batu-batuan dan kolam-kolam purba yang menambah menariknya Cihunjuran, pemakaman Aki Tirem Luhur Mulia atau yang lebih dikenal oleh masyarakat setempat dengan nama Angling Dharma dalam nama Hindu dan Wali Jangkung dalam nama Islam, ukurannya pemakamannyatidak seperti pemakaman pada umumnya ini membuat semakin bertambah nilai eksotik tempat tersebut. Batu Dolmen, tumpukan menhir dan Batu Dakon serta Batu Peta yang sampai saat ini belum ada satu orang pun yang dapat menerjemahkan isi peta tersebut semakin menambah eksotisme nilai sejarah yang ada di situs Cihunjuran. Ditengah rasa kekaguman dan keingintahuan terhadap eksotisme sejarah peninggalan Kerajaan Salakanagara walau tidak banyak keterangan dari tokoh masyarakat, tetua adat dan masyarakat setempat membuat rasa keingintahuan itu pun sedikit terpuaskan dengan adanya keterangan tersebut. Berikut beberapa keterangan dari mereka :1. Kerajaan Salakanagara Ada Sejak Abad Ke 1Kerajaan Salakanagara merupakan kerajaan tertua yang ada di Nusantara. Raja pertama Kerajaan tersebut adalah Dewawarman. Dewawarman merupakan duta dari Kerajaan India yang diutus ke Nusantara (Pulau Jawa),kemudian Dewawarman dinikahkan oleh Aki Tirem Luhur Mulia dengan Putrinya yang bernama Larasati Sri Pohaci, maka setelah Dewawarman menjadi menantu dari Aki Tirem Luhur Mulia diangkatlah Dewawarman menjadi Raja I (pertama) yang memikul tampuk kekuasaan Kerajaan Salakanagara. Saat menjadi Raja Dewawarman I dinobatkan dengan nama Prabhu Dharmalokapala Dewawarman Haji Raksagapurasagara. Kerajaan Salakanagara beribukota di Rajatapura yang sampai tahun 363 menjadi pusat Pemerintahaan Raja-rajaDewawarman (dari Dewawarman I-VIII).2. Nama lain Aki Tirem Luhur MuliaBeliau merupakan mertua dari penguasa pertama kerajaan Salakanagara. Dewawarman lebih dikenal oleh masyarakat setempat (Cihunjuran) dengan nama Prabu Angling Dharma dan Wali Jangkung. Nama inilah yang kemudian menjadi sebuah pertanyaan apakah Angling Dharma/Wali Jangkung hanya sebuah cerita rakyat biasa tanpa fakta ataukah nama Angling Dharma/Wali Jangkung memang benar-benar nama lain dari AkiTirem Luhur Mulia? Tapi kalau ini memang benar adanya, lalu samakah Angling Dharma yang ada di Jawa Tengah dengan Angling Dharma versi masyarakat Cihunjuran?. Ada satu lagi hal yang menarik yang harus dipertanyakan. Kalau memang Angling Dharma itu nama lain dari Aki Tirem Luhur Mulia, lalu bagaimana dengan Wali Jangkung. Bukankah sebutan Wali hanya untuk orang-orang yang memeluk agama Islam? Lalu apa sebenarnya agama yang dianut oleh Aki Tirem Luhur Mulia? Islam kah atau Hindu? Apakah Aki Tirem Luhur Mulia (nama asli) beragama Islam atau Hindu? Tapi dari ritual yang dijalankan oleh masyarakat setempat dapat diartikan bahwa Aki Tirem Luhur Mulia telah di-Islam-kan oleh penduduk setempat. Itupula yang membuat saya bertambah heran.Hal tersebut bisa terlihat dari ritual-ritual, yang dijalankan oleh masyarakat setempat terhadap situs kerajaan Salakanagara diantaranya: ziarah yang dilakukan di makam Aki Tirem Luhur Mulia yang menggunakan tata cara Islam mulai dari berwudhu dan bacaan-bacaan Ziarah.3. Bukti-bukti Sejarah Peninggalan Salakanagara:a.) Menhir Cihunjuran;berupa Menhir sebanyak tiga buah terletak di sebuah mata air, yang pertama terletak di wilayah Desa Cikoneng. Menhir kedua terletak di Kecamatan Mandalawangi lereng utara Gunung Pulosari. Menhir ketiga terletakdi Kecamatan Saketi lereng Gunung Pulosari, Kabupaten Pandeglang. Tanpa memberikan presisi dimensi danlokasi administratif, tetapi dalam peta tampak berada di lereng sebelah barat laut gunung Pulosari, tidak jauh dari kampung Cilentung, Kecamatan Saketi. Batu tersebut menyerupai batu prasastiKawali II di Ciamis dan Batu Tulis di Bogor. Tradisi setempat menghubungkan batu ini sebagai tempat Maulana Hasanuddin menyabung ayam dengan Pucuk Umum.b.) Dolmen;terletak di kampung Batu Ranjang, Desa Palanyar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang. Berbentuk sebuah batu datar panjang 250 cm, danlebar 110 cm, disebut Batu Ranjang. Terbuat dari batu andesit yang dikerjakan sangat halus dengan permukaan yang rata dengan pahatan pelipit melingkar ditopang oleh empat buah penyangga yang tingginya masing-masing 35 cm. Di tanah sekitarnya dan di bagian bawah batu ada ruang kosong. Di bawahnya terdapat fondasi dan batu kali yang menjaga agar tiang penyangga tidak terbenam ke dalam tanah. Dolmen ditemukan tanpa unsur megalitik lain, kecuali dua buah batu berlubang yang terletak di sebelah timurnya.c.) Batu Magnit;terletak di puncak Gunung Pulosari, pada lokasi puncak Rincik Manik, Desa Saketi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang. Yaitu sebuah batu yang cukup unik, karena ketika dilakukan pengukuran arah dengan kompas, meskipun ditempatkan di sekeliling batu dari berbagai arah mata angin, jarum kompas selalu menunjuk pada batu tersebut.d.) Batu Dakon;Terletak di Kecamatan Mandalawangi, tepatnya di situs Cihunjuran. Batu ini memiliki beberapa lubang di tengahnyadan berfungsi sebagai tempat meramu obat-obatane.) Air Terjun Curug Putri;terletak di lereng Gunung Pulosari Kabupaten Pandeglang. Menurut cerita rakyat, air terjun ini dahulunya merupakan tempat pemandian Nyai Putri Rincik Manik dan Ki Roncang Omas. Di lokasi tersebut, terdapat aneka macam batuan dalam bentuk persegi, yang berserak di bawah cucuran air terjun.f.) Pemandian Prabu Angling Dharma;terletak di situs Cihunjuran Kabupaten Pandeglang. Menurut cerita rakyat, pemandian ini dulunya digunakan oleh Prabu Angling Dharma atau Aki Tirem atau Wali Jangkung.Dari keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa Kerajaan Salakanagara merupakan kerajaan tertua yang ada di nusantara. Hal itu dapat dilihat dari situs-situs peninggalan kerajaan tersebut. Kerajaan Salakanagara terdapat di Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang, dan situs-situs peninggalannya tersebar di Cihunjuran, Citaman, Gunung Pulosari, dan Ujung Kulon. Tapi Kerajaan Salakanegara sampai saat ini masih dalam perdebatan para ahli sejarah dan ahli arkeologi, jadi Kerajaan Salakanegara adalah sebuah misteri yang cukup menarik untuk di teliti dan disibak misteri keberadaannya.
Situs peninggalan al:
Salakanagara, berdasarkan Naskah Wangsakerta – Pustaka Rajyarajya i Bhumi Nusantara (yang disusun sebuah panitia dengan ketuanya Pangeran Wangsakerta) diperkirakan merupakan kerajaan paling awal yang ada di Nusantara. Nama ahli dan sejarawan yang membuktikan bahwa tatar Banten memiliki nilai-nilai sejarah yang tinggi, antara lain adalah Husein Djajadiningrat, Tb. H. Achmad, Hasan Mu’arif Ambary, Halwany Michrob dan banyak lagi yang lainnya. Selain itu banyak pula temuan-temuan mereka disusun dalam tulisan-tulisan, ulasan-ulasan maupun dalam buku. Belum lagi nama-nama seperti John Miksic, Takashi, Atja, Saleh Danasasmita, Yoseph Iskandar, Claude Guillot, Ayatrohaedi, Wishnu Handoko dan lain-lain yang menambah wawasan mengenai Banten menjadi tambah luas dan terbuka dengan karya-karyanya dibuat baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.
Sedangkan menurut naskah Pustaka Rayja-rayja I Bhumi Nusantara, salah satu kerajaan di pulau Jawa adalah Salakanagara (artinya: negara perak). Salakanagara didirikan pada tahun 52 Saka (130/131 Masehi). Lokasi kerajaan tersebut dipercaya berada di Teluk Lada, kota Pandeglang, kota yang terkenal dengan hasil logamnya (Pandeglang dalam bahasa Sunda merupakan singkatan dari kata-kata panday dan geulang yang artinya pembuat gelang). Dr. Edi S. Ekajati, sejarawan Sunda, memperkirakan bahwa letak ibukota kerajaan tersebut adalah yang menjadi kota Merak sekarang (merak dalam bahasa Sunda artinya “membuat perak”). Sebagain lagi memperkirakan bahwa kerajaan tersebut terletak di sekitar Gunung Salak, berdasarkan pengucapan kata “Salaka” dan kata “Salak” yang hampir sama. Prasasti yang berumur 1600 tahun yang berasal dari zaman Purnawarman, raja Tarumanagara, yang ditemukan di Kelurahan Tugu, Jakarta. Adalah sangat mungkin bahwa Argyre atau Argyros pada ujung barat yang disebutkan Claudius Ptolemaeus Pelusiniensis (Ptolemy) dari Mesir (87-150 AD) dalam bukunya “Geographike Hypergesis” adalah Salakanagara. Suatu laporan dari China pada tahun 132 menyebutkan Pien, raja Ye-tiau, meminjamkan stempel mas dan pita ungu kepada Tiao-Pien. Kata Ye-tiau ditafsirkan oleh G. Ferrand, seorang sejarawan Perancis, sebagai Javadwipa dan Tiao-pien (Tiao=Dewa, Pien=Warman) merujuk kepada Dewawarman. Kerajaan Salakanagara kemudian digantikan oleh kerajaan Tarumanagara.
Dewawarman adalah duta keliling, pedagang sekaligus perantau dari Pallawa, Bharata (India) yang akhirnya menetap karena menikah dengan puteri penghulu setempat, sedangkan pendiri Tarumanagara adalah Maharesi Jayasingawarman, pengungsi dari wilayah Calankayana, Bharata karena daerahnya dikuasai oleh kerajaan lain. Sementara Kutai didirikan oleh pengungsi dari Magada, Bharata setelah daerahnya juga dikuasai oleh kerajaan lain. Tokoh awal yang berkuasa di sini adalah Aki Tirem. Konon, kota inilah yang disebut Argyre oleh Ptolemeus dalam tahun 150, terletak di daerah Teluk Lada Pandeglang. Adalah Aki Tirem, penghulu atau penguasa kampung setempat yang akhirnya menjadi mertua Dewawarman ketika puteri Sang Aki Luhur Mulya bernama Dewi Pwahaci Larasati diperisteri oleh Dewawarman. Hal ini membuat semua pengikut dan pasukan Dewawarman menikah dengan wanita setempat dan tak ingin kembali ke kampung halamannya. Ketika Aki Tirem meninggal, Dewawarman menerima tongkat kekuasaan. Tahun 130 Masehi ia kemudian mendirikan sebuah kerajaan dengan nama Salakanagara (Negeri Perak) beribukota di Rajatapura. Ia menjadi raja pertama dengan gelar Prabu Darmalokapala Dewawarman Aji Raksa Gapura Sagara. Beberapa kerajaan kecil di sekitarnya menjadi daerah kekuasaannya, antara lain Kerajaan Agnynusa (Negeri Api)yang berada di Pulau Krakatau.
Berikut seluk beluk kerajaan salakanagara.
Pada jaman raja Dewawarman l yang memerintah selama 38 tahun sering mengadakan expedisi militer guna memberantas adanya bajak laut disekitar selat sunda dimana negara baru ini dimulai. Agar seputarantsunda bebas dari bajak laut.
Untuk memperkuat pertahanan dan keamanan ia mengangkat adiknya bernama Bahadura menjadi Senapati bergelar Senapati Bahadura Harigana jayasakti dan dijadikan menjadi raja tdi daerah Ujung Kulon.
Sedang adiknya yang bernama Swetta liman sakti diangt menjadi raja mandhala TaNjung KIDul yang beribukota di Agrabhintapura (bogor).
Tahun 132 Masehi Dewawarman mengirim dutanya ke negeri cina (dynasti Han wetan). HaL ini tercatat dalam kronik cina.
Disamping mengirim dutanya ke cina juga mengirim dutanxa ke Ujung medini, SYANGKA dan lain lainya.
Bagi masyarakat pribumi keberadaan kerajaan salaka nagara ini tak ada masalah.
Bagi masyarat pribumi, keberadaan kerajaan Salakanagara ini tidak jadi masalah karena mereka sudah mengetahui adanya kerajaan dari mancanegara ini melalui perdagangan ke iindia lewat laut. Selain dagang juga ekonomi, pertanian yang ditunjang adanya kerajinan emas dan perak yang berpusat di merak dan pandeglang. Itu sebab kerajaan Salakagara terkenal sampai negeri manca seperti india,cina, arab sampai yunani.
Raja Dewawarman dari istri nya Dewi Dwani Rahayu (Pohaci Larasati) mdmpunyai putra pertama bernama Dewawarmanputra atau Dewawarman ll yang kemudian menjadi Raja Dewawarman ll menggantikan ayahandanya dan bertahta selama 27 tahun. Yaitu tahun 90 caka atau tahun 1680sd th 195 Masehi. Sedang istri prameswarinya berasal dari Keluarga Raja Singala dari Srilanka.Dan bergelar Prabu Digwijayakasa Dewawarmanputra
Dewawarman l meninggal di tahun 90caka atau tahun 168 Masehi.
Politik yang dijalankan deawarman ll ini meneruskan cara ayahandanya, yaitu menjaga keamanan jalur laut seputaran supitan Sunda dan sdkitarnya serta bekerja sama dengan negaqa nega tengga.
Unuk mengingat ayahandanya, Dewawarman ll membuat Arca Civa, dan Ganesha yang disebut Raksa di pulau panaitan. Memperingati Dewawarman l yang bergelar Raksa Gapurasagara.
Mengingat kerjaan Salakanagara meliputi jawa barat bagian barat termasuk keberadaan pulau pulau di sdbelah barat javadwipa.Serta lautan sekitar selat sunda.
Merupan lek yang strategis sihingga kerajaan sal
nagara juga merupakan papura laut atau gapurasagara.Terutama yang berlayar dari barat ke timur dan sebaliknya dan mereka harus mampir memberikan upeti di kerajaan salakanagara.
Dari permaisurinya, Dewawarman ll mendapat putra bernama Bimayasawira.
Dewawarman ll meninggal tahun 195 Masehi dan digantikan Bimayasawira atau Dewawarman lll,berelar Prabu Singasagara Bimayasawirya atau Dewawarman lll. Dan menjadi raja selama 43 tahun yaitu 117 -160 Caka atau 195 – 238 Masehi. Raja salakanagara berkuasa paling lama.
Salakanagara jld ll
Keadaan supitan sunda/selat sunda saat itu waktu itu aman saja, sebab tentara salakanagara selalu mengadakan patroli keamanan laut sekitar selat sunda, tiba tiba saja kerajaan salaka nagara di gempur bajak laut dari negeri cina tentu saja ditanggapi angkatan laut salakanagara dengan perlawanan. Perang tak dapat dihiarkan. Karena angkatan laut salaka nagara memang kuat maka bajak laut dapat dibasmi. Selanjutnya Dewawarman lll semakin meningkatkan persahabatanya dengan negeri india dan cina.
Istri Dewawaran lll yang berasal dari jawa tengah yang mempunyai putra Tirta Lengkara (putri pertama) ketika telah dewasa, di jodohkan dengan Raja Ujung Kulon bernama Dharma Satyanagara yng kemudian mempunyai putri yang selanjutnya diberi nama Mahisasuramarini Warmandewi.
Dewawaran lll meninggal pada tahun 160 Caka atau tahun 238 masehi. Yang kemudian diganti putra Menantu Darmasatyanagara atau Dewawarman Vl. Dan memerintah slaka nagara selama 14 tahun yitu tahun 160 – 174 Caka atau tahun 238 – 252 masehi.
Dewawarman Vl masih menjalankan pemerintahannya seperti pemerintahan terdahulu.
Dimana keamanan laut dan persahabatan negara manca tetap di terapkan.
Mahesasura Merdini kawin dengan Senaati Sarwajala (senapati angkatan laut) bernama Darmasatyajaya yang kemudian di nobatkan menjadi dewawarman V bergelar Sang Prabu Atmajaya Sarwajala Darmasatya yangtmemerintah salakanagara selama 24 tahun yaitu tahun 174 – 198 Caka atau tahun 252 – 276 Masehi.
Dewawarman V adalah raja salakanagara bekas senopati Sarwajala, tentu saja sang prabu masih mempunyai watak ketika masih menjadi senopati sehingga dalam pemerintahannya sering tgdak sabaran dan sering tidak percaya bawagannya.Yang belakang hari justru menjadi masalah dalam pemerintahan beliau. Sehingga ankatan laut sering terlambat menangani keamanan laut. Akibatnya sangat fatal, walaupun perampok dapat dihancurkan tetapi raja dapat dibunuh musuh.
Kejadian ini tertulis pada tahun 198 Caka atau tahun 276 masehi.
Itulah yang menjadi Dewawarman V diberi gelar Sang Moteng sagara atau yang meninggal di lau.
Selanjutnya Raja Dewawarman V diganti oleh permaisurinya Mahesasuramerdini Warmadewi yang meneruskan pemerintahannya sejak tahun 198 Caka sampai tahun 211 Caka atau tahun 276 sd 289 masehi. SeLamA 13 tahun
Sepeninggal ratu Mahesasuramerdini Swarmandewi, pemerintahan di pegang putra sulungnya yaitu Ganayana dan bergelar Prabu Ganayanadewa Linggabhumi atau juga Dewawarman Vl, dan bertahta tahun 211 – 230 Caka atau tahun 289 sd 308 masehi.
Dewawarman Vl
di dalam pemerintahannya ini, ada serombongan pengungsi dari Magada /india utara masih keturunan wangsa Sungga yang dipimpin oleh Mitrongga. Mengungsi menyebrang laut dari india dan sampai pada sebuah tempat di Kalimantan timur. Persis daerah muara sungai mahakam. Mereka mengungsi karena di india magada diserang musuh dan mereka kalah.
Ditempat itu Mitrongga memerintah membuat kota di tempat itu dan mendirikan Kerajaan baru bernama BAKULAPURA (bakula =’pohon tanjung)
Tidak terlalu lama, Bakulapura menjadi kerajaan yang kuat dan menguasai perairan selat makasar. Yaitu jalur laut antara pulau sulawesi dan kalimantan.
Kutai yang sesungguhnya bukan nama kerajaan. Kutai sama artinya dengan Kota kerajaan, Sedang nama kerajaannya adalah Bakulapura atau Tanjungpura.
Raja pertama adalah Mitrongga.
Putra Mitrongga bermama Atwangga raja ke dua. Dan Atwangga punya putra bernama Kundungga raja ke 3.
Kembali pada Dewawarman Vl yng beristrikan putri india mempunyai putra putri 6 orang yaitu:
Putra, Satyaganapati kelak menjadi Dewawarman Vll.
Putri, Salaka Kencana Warmandewi, kawin dengan Mentri dari kerajaan Gaudi (benggala).
Putri, Kartika Candra Warmandewi kawin dengan Raja muda Yuwana.
Putra, Gopala jayengrana yang belakang hari menjadi menteri Kerajaan Calankanaya (india selatan).
Putri, Sri Gandari Lengkaradewi kawin dengan menteri Sarwajala dari Kerajaan Pallawa india selatan.
Putra, Skandamuka Dewawarman Jayasatru yang kelak menjadi senapati di kerajaan Salakanagara.
Dewawarman Vl meninggal pada tahun 230 Caka atau tahun 308 masehi.
Selanjutnya kerajaan di pimpin Setyaganapati bergelar Prabu Bima Digwijaya satyaganapati atau Dewawarman Vll.
Dewawarman Vll nemerintah dari tahun 230 sd 262 Caka atau tahun 308 sd 340 masehi. Selama 32 tahun.
Perlu diketahui, kakak perempuan Dewawarman Vll adalah istri prabu Atwangga dari kerajaan Bakulapura /kutai. Jadi antara salakanagara dengan Bakulapura mempunyai hubungan kerabat .Yang kemudian punya anak bernama Kundungga raja ke 3 Bakulapura.
Selanjutnya Dewawarman Vll mempunyai putri bernama Spatikarnawa Warmandewi dan kelak menjadi ratu maharani menggantikan ayahandanya
Ketika Dewawarman Vll meninggal tahun 262 Caka atau tahun 340 masehi. Berita meninggalnya Dewawarman Vll di dengar oleh Senopati Calankanaya yaitu Krodamaruta anak dari Gopala jayengraya masih cucu Dewawarman Vl cepat mempersiapkan prajurit dengan persenjataan lengkap berangkat menuju kerajaan Salakanagara karena tahu bahwa Dewawarman Vll tidak mempunyai putra laki laki.
Selang tidak lama Krodamaruta beserta tentaranya sampai di salakanagara dan merebut kekuasaan tanpa mempertimbangkan kebiasaan sebagai raja yang telah meninggal dan mengangkat diri pribadi menjadi raja Menggantikan Dewawarman Vll. Padahal pewaris yang sah adalah Spatikarnawa Warmandewi putri sulung Dewawarman Vll. Yang saat itu masih gadis dan belum bersuami.
Sikap krodamaruta ini membuat ketidak puasan pihak penguasa kerajaan salaka nagara. Untungnya perebutan kekuasaan oleh krodamaruta ini cuma berlangsung 3 bulan saja. Sebab ketika ia sedang berburu ha tertimpa batu besar dari atar bukit dan meninggal.
Selanjutnya Putri Spatikarmawa Wawarmandewi dinobatkan menjadi Maharani di salakanagara dan memerintah dari tahun 262 sd 270 Caka atau tahun 340 sd 348 masehi.
Pada jaman Pemerintahan Dewawaran Vlll ini tepatnya pada tahun268 saka atau tahun 346 masehi ada lagi serombongan pengungsi dari kerajaan palawa di india yang dipimpin seorang putri bernama Putri Sri Gandari Lengkarbumi bersama suaminya yang seorang senopati bernama Sarwajala dari kerajaan palawa.
Saat itu kerajakan palawa telah di takhlukkan oleh kerajaan Samodra gupta dari wangsa gupta.
Selang tak berapa lama datang lagi pengungsi dari keluarga pallawa dan mengungsi ke salakanagara yang dipimpin oleh Darmawirya.
Dan Darmawirya ini dikawinkan dengan putri salakanagara Yaitu Spatikarnawa Warmandewi dan bersama sama memimpin salakanagara sebagai Dewawarman Vlll. Angka tahun 270 sd 285 saka atau 348 sd 363 masehi.
Kehidupan masyarakat salakanagara saat itu tentram dan makmur. Di bidang agama, warga salakanagara ada yang memuja Dewa Wisnu walau terbilang sedikit, ada yang memuja Dewa Syiwa, ganesya, memuja campuran dewa Syiwa dan Wisnu. Dan paling banyak adalah menyembah Ganesya atau Gannapati.
Dewawarman Vlll juga membangun candi dan arca Syiwa Mahadewa yang dilengkapi bulan sabit di kepala(mardhacan drakapala) dan arca Ganesya (ghayana dewa). Dan arca Deva Wisnu.
Dari Maharani Spatikarnawa , Dewawarman Vlll mempunyai putra putri :
Putri, Iswari Tunggal Pertiwi, atau dewi Minawati.
Putra, Aswawarman yang sejak kecil di ambil anak oleh Raja Bakulapura ke lll, kundungga dan di jodohkan dengan putri beliau.
Putri, Dewi Indari, yangtbelakang hari dikawin Maharesi Santanu Raja Indraprahasta cirebon merupakan raja pertama di cirebon.
Dari Istri ke dua, Candralocana(putri brahmana dari Calankanaya), menurunkan raja raja di sumatera, tanah semenanjung dan jawa tengah.
Dari saja raja sumatra yang menurunkan turunannya seperti Sang adittyawarman yang pernahtmenjadi patih di majapahit jaman Gajahmada.
Bersamaan pengungsian dari Darmawirya /Dewawarman Vlll di tahun 270 caka juga ada pengungsi lain yaitu Maharesi bernama Jayasingawarman dari kerajaan Calankanaya karena negaranya di takhlukkan wangsa gupta yangtdi pimpin Samudragupta.
Sesampai di p. Jawa lapor pada raja Dewawarman Vlll diberi petunjuk suatu tempat di dekat sungai Citarum.
Maharesi menamakan tempat itu sebagai Tarumadesa.
10 tahun dari kejadian itu, Tarumadesa menjadi makin ramai dan damai dan kelamaan kemudian menjadi Tarumanagara. Atau kota taruma.
Maharesi Jayasingawarman kemudian diambil menantu raja Dewawarman Vlll dikawinkan dengan Iswari Tunggal Pertiwi/Dewi minawati.
Jayasingawarman akhirnya mendirikan kerajaan besar dan kuat dan diberi nama Kerajaan Tarumanagara. Dia menjadi raja pertama tahun 358 masehi.
Saat itu kerajaan salakanagara semakin surut namanya. Apalagi setelah Dewawarman Vlll meninggal kerajaan itu nyaris hilang dari permukaan.
Dewawarman lX sudah tak dapat berbuat banyak untuk negerinya, malah sebaliknya negara salakanagara menjadi bawahan kerajaan Tarumanagara. Tahun 285 saka atau tahun 368 masehi.
Jadi salakanagara berumur 238 tahun.
Catatan :
abad ke 2 di jawa sudah ada kerajaan besar di daerah banten.
Mnguasai selat sunda dan lalulintas perdagangan dunia jaman itu
Kerajaan salakanagara berdiri sejak 130 – 368 masehi. Selama 238 tahun. Lebih lama dibanding majapahit.
Dengan demikian, kerajaan pertama di indonesia adalah Salakanagara, di susul Bakulapura /kutai dan selanjutnya Tarumanagara.
-minimnya prasasti dari salakanagara, para ahli meneliti melalui buku atau kronik cina,india dan arab serta cerita rakyat yang mendekati kebenaran.
Semoga para ahli sejarah dapat dan semakin detail menggali lebih jauh kebudayaan bangsa kita terdahulu#@&@&@&@&@&
.M.P Joke