Senin, 17 Desember 2018

Surat Nikah Tanpa Tanda pangan Pihak KUA Yang berwenang.

Surat nikah yang dikeluarkan dari kua sewaktu dua sejoli melakukan pernikahan secara hukum perdata tentunya bukanlah suatu hal yang main main. Tetapi merupakan perbuatan hukum pernikahan yang sah. Dengan adanya stempel pengesahan dan atau hakim pengadilan perdata di kantor urusan agama. Dimana surat nikah ini sudah terregistrasi dan sinkron dengan kedua sejoli pelaku hukum.
     Adalah dua sejoli yang akan melakukan perceraian yang terlebih dahulu mendaftar di kantor urusan agama wilayah kabupaten. Pada kenyataannya, surat nikah tersebut belum di tandatangani pejabat berwenang dari kua sektor. Padahal perkawinan sudah berjalan selama 1 tahun. Akibatnya pengurusan Pendaftaran cerai ini tertunda sebagai akibat surat nikah tersebut terlebih dahulu harus ditanda tangani terlebih dahulu.
     Usut punya usut, ternyata waktu melakukan pernikahan, pejabat Yang berwenan dipanggil ke kantor agama pusat kota. Dan perkawinan tetep dijalankan. Anehnya hakim yang nelaksanakan hukum perdata tersebut dilakukan oleh orang lain seorang tokoh agama Yang nota bene bukan pegawai pejabat kua yang dimaksud. Tapi anehnya Surat nikah bisa diberikan begitu saja tanpa tanda tangan. Dapatkah hal ini dibenarkan ?
Secara agama hal ini bisa saja dianggap sah. Tetapi secara hukum belum.
Dapat saja dikatakan Nikah siri ber surat nikah. Tapi non tanda tangan.

Minggu, 03 Juni 2018

Ars with Beauty.

Ia gadis belia yang karena kebersihan hatinya dimanfaatkan temen temen prianya yang brutal dan nakal. Keadaan layu gadis itupun pergi mencari peruntungan di bali. Dalam benaknya tak pernah terbersit membenci seseorang. Termasuk pemuda2 yang menyakitinya. Ia selalu berdoa yang tebaik buat orang2 yang menganggapnya hanya sebelah mata.
Tahun demi tahun berganti, iapun mengenal pemuda yang baik menurutnya. Dan tanpa terasa kembali cintanya hanyalah dianggap sebuah permainan. Hasil kerjanya juga di embat untuk keuntungan sang lelaki. Dalam kehancuran ia hanya mengenal satu teman saja bernama ars yang datang dari seberang mencari peruntungan di bali. Iapun memulai kisah asmaranya yang terbaru bersama ars. Ars yang miskin dan beauty yang hancur. Merekapun berjalan bersama demi mengarungi hidup yang kejam di perantauan. Hhngga pada akhirnya merekapun menikah..,
Hari demi hari. Bulan berganti bulan satu tahun dilalui..,dan beautypun hamil....
Saat kehamilan mulai tua dan perlu banyak istirahat, beauty pulang jawa menyongsong kelahiran sang putra. Hingga pada hari h pun muncul, beauty melahirkan di bwi yang ditunggui ars sang suami. Sehari kelahiramya, suaminyapun kembali ke bali alasan kerja dan kerja. Hari berganti bulan hingga beberapa bulan sang suami tidak juga menjemput istrinya bersama sang mungil putri kesayangannya, dan...untung tak dapat diraih, sang suamipun mempunyai kebiasaan buruk mengunjungi tempat2 karaoke dan main perempuan cantik.
Uang di hambur2kan demi kesenangan, sementara sang istri hanya diberi nafkah 200 rb perbulan. Nafkah batin tak pernah lagi.
Ketika beauty mengetahui swaminya tukang selingkuh, dirasakan hatinya begitu hancur. Kembali ia menerima ketidak adilan.
Terpampang jelas di benak beauty, bagaimana ia merangkak dari nol bersama ars. Hari hari dilalui penuh sayang dan cinta, tetapi kabar buruk ini telah mampu melolos otot otot badanya yang lemas. Tangispun tak terbendung. Mengapa ini mesti terjadi pada beauty? ?!
Doa telah di panjatkan, dilantunkan di teriakkan ars semakin menjadi dan tak pernah dirinya sedikitpun merasa bersalah. Beauty tetap bersabar dan berusaha demi keutuhan keluarga.
Hhngga suatu saat beauty tak mampu lagi membendung sakit hatinya. Maka ia putuskan untuk beqpisah dengan hati hancur berkeping.
Penulis hanya dapat membantu yang teringan, menghibur kesedihan beauty. Kini beauty hanya mampu meneteskan air mata dan meratapi nasib yang selalu sial menghampiri dirinya.
Penulis ikut hancur hati merasakanya. Dan berusaha menolong sedapatnya. Semoga Allah berpihak pada beauty.
Saat ini beauty sedang mengurus perceraian thdp suami yang dia cintai.
Selamat tinggal sayang. Semoga kau mendapat yang kau inginkan. Amiin.

Minggu, 27 Mei 2018

Hati Hati

hati hati terhadap pemakai jasa puskesmas area situbondo terutama puskesmas wonorejo, puskesmas asembagus.
Para perawatnya sama sekali tidak profesional dalam menangani pasien rawat inap.
Kebanyakan mereka bukan di recruit dari disiplin ilmu kesehatan. Mereka begitu saja di comot asal asalan. Hal ini sering dialami para pasien rawat inap disana. Penanganan aneh yang nggak tau tentang kesehatan. Pasien menjeritpun perawat asik main hp apalagi pada malam hari.
Pembiaran orang masuk ugd, sehingga penanganannya lambat dan acap mereka meninggal dunia. Pemakaian obat yang tidak tepat tetapi menarik duit dari keluarga pasien dng semena2.
Salah analisa penyakit membuat pasien makin parah.
Mohon pihak kesehatan di situbondo meninjau kembali para perawatnya yang asal comot. Di wonorejo dokter nihil penanganan ngawur. Sudah seperti itu jahat lagi.

Di Puskesmas asembagus, seorang penderita demam berdarah sebut saja nama N. Disuntik antrax oleh seorang perawat. Anehnya, perawat tersebut ditanya mengenai obat antrax justru tidak mengetahuinya secara detail. Al hasil pembuluh darah nona N menjadi pecah dan penyakit bertambah parah. Dan akhirnya meninggal dunia.

Seperti inikah pelayanan yang baik?  Kalaulah ada dokter yang stand bye mungkin saja salah mendiagnose penyakit. Akibatnya manusia hanya untuk coba coba

Mr joke

Jumat, 25 Mei 2018

Kesehatan Yang Dilecehkan.

Masyarakat perkotaan yang jauh dari area pantai tentu akan dihadapkan pada makanan laut berupa ikan asin dan pindang ikan laut.
     Pada kenyataan justru disini masyarakat terancam kesehatannya. Mengapa? ???
Proses pemindangan untuk mengawetkan ikan laut yang kemudian di konsumsi masyarakat hingga detik ini sangat membahayakan jiwa manusia, pasalnya proses pemindangan yang ngawur tanpa mempertimbangkan kesehatan masyarakat umum.

Proses pemindangan ini antara lain adalah sbb:

1. Tetep menggunakan formalin ketika ikan baru di peroleh. Disamping penggunaan es yg kerap dilakukan pada umumnya.

2. Proses penggodokan wajar tetap gak da masalah.

3. Selesai penggodokan proses penurusan dan pendinginan. Waktu inilah banyak lalat yang membawa belatung dan diadakan penyemprotan dengan baygon.

4. Pemberian zat pewarna merah pada insang. Dari bahan kimia yang membahayakan.

5. Proses packing. Keranjang kotak kecil untuk di pasarkan.

Disamping pemindangan ini, juga terjadi pada pembuatan ikan asin yang juga di semprot baygon.

Pikirlah untuk mengkonsumsi untuk keluarga anda. Akibat kesemuanya ini dapat saja terjadi efek negatif pada yang mengkosumsinya. Dapat timbul penyakit2 seperti gatal pada kulit, tumor, kanker, peradangan usus dll.

Mr. Joke

Minggu, 13 Mei 2018

Surabaia Surabaiya

Duka kota pahlawan bukan duka lokal, tapi duka nasional. Kekejaman teroris pengkhianat bangsa layak menerima acungan jempol terbalik.

orang2 bodoh yang memakai nama islam untuk menjalankan aksinya. Dosa bunuh diri dan dosa membunuh orang tak berdosa lengkap menjadikan mereka kerak neraka jahanam. Layak keberadaan mereka patut mendapat hukuman mati tanpa sidang. Mereka pengkhianat sampah mengaku beragama tertentu. Andai ada orang yang menjual daging bakarnya, saya orang yang pesen pertama satai teroris itu.

Mereka pelaku joker criminal

Jumat, 02 Februari 2018

RASTRA BERAS GRATIS BERBAYAR.

Kedatangan Rastra atau beras gratis di Desa Wonorejo sangat memukul telak pejabat paling bawah deket tanah yaitu Rukun Tetangga. Didesa ini datangnya beras gratis yang jumlahnya minim membuat beberapa RT jadi bahan ejekan orang yang gak kebagian rastra. Padahal RT menyampaikan Rastra ini berdasarkan nama nama yang sudah tertera berdasar kartu keplek yang pernah diberikan pemerintah sebelumnya terutama penerimaan BLT atau bantuan Langsung Teler. Ada juga beberapa RT justru menarik uang dari orang yang seharusnya menerima beras tersebut.
Ada seorang Haji yang ngomel karena merasa tak kebagian.
Saran saya, besok kalau ada Rastra lagi, tolong jangan dijual ke masy. Miskin. Tapi langsung saja dijual pada pak haji dan para pemilik toko pracangan.

Thanks

Senin, 22 Januari 2018

Usaha Pembutan Petis dari limbah Pemindangan

Di RT 28 ,dsn Pandean Desa wonorejo, Kec. Banyuputih, Kab. Situbondo.
     Usaha pembuatan petis di tempat ini sempat membuat warga RT 27,25 dan 28 atau masyarakat setempat geram, pasalnya bau menyengat dari usaha petis ini begitu kuat sehingga berbau pada radius 1 km.
slidik punya selidik, ternyata proses pembuatan petis dari ikan ini dibuat dari bahan baku limbah pemindangan ikan laut yang di dapat dari pengusaha lain berupa pemindangan ikan laut.
lalu, mengapa berbau menyengat!?
     Seperti diketahui bahwa bahan bakunya diambil dari limbah pemindangan ikan yang berupa cairan agak kental yang nantinya akan digodog oleh pengusaha petis untuk diproses menjadi petis.
tetapi sayang dalam prosesnya, limbah cairan pemindangan ini tidak di proses segera, tapi di timbun hingga 21 hari lamanya sampai cairan limbah tersebut membusuk.
giliran waktu menggodok limbah ini uap yang ditimbulkan berbau menyengat bikin muntah yang menghirupnya.
hal inilah yang membuat geger masyarakat dsn Pandean.
padahal limbah ini seharusnya di olah tidak boleh menginap

Kamis, 18 Januari 2018

TELKOMSEL AREA TENGKORAK BANGSA INDONESIA

Kemiskinan adalah awal kebodohan bangsa ini. Ditengah program pemerintah untuk memberantas kemiskinan, dengn harapan anak anak indonesia paling tidak mengikuti pendidikan 9 tahun, jaman pun bergeser area internet. Apa apa serba internet yang ber online ! Terutama para pelajar yng juga membutuhkan internet dalam menunjang pendidikan.
di pelosok daerah mungkin hanya TSel yang dapat digunakan dengan baik. Tetapi kenyataan tarip yang mencekik leher. Bagi warga yang dekat dengan pusat2 kota mungkin banyak pilihan yang lebih murah seperti axis, im3 dll yg cukup terjangkau. Namun lemot di daerah pelosok indonesia. Mau nggak mau Iblis Telkomsellah jadi pilihan. Dan terbantailah warga miskin di daerah indonesia ini. Lain halnya pejabat yang berbokong tebal namun bukan simpanse mungkin mampu berlangganan setahun penuh. Kiamat buat kaum melart.
dicover tertulis 25.000 rupiah, warga tergencet nabung uang untuk beli paketan internet. Maka setelh terkumpul belilah dia paket internet 25.000 rp. Dan di sana di tawarkan BELI ??? maka di klik beli, ternyata harga melonjak  jadi 40.000 rp. Maka konglomlaratpun kecewa benuh benci pada Telkomsel. Internet ditinggalkan..., pakailah sms. Apa ? Sms pun juga merupakan dajal rupiah bagi konglomlarat kesrakat.
ternyata Telkomsel ada khusus buat yang berbokong tebal, kaum melaratpun cari sim cart yang lain. Mulailah ia download yang dibutuhkan, 31 mb ditempuh 5 jam. Lemot berbau kuburan